Tuesday, June 26, 2012

Perlukah Mengajarkan Calistung di Usia Dini?

Tak sedikit orangtua yang bangga dengan kemampuan balitanya dalam membaca, menulis dan berhitung (calistung). Mereka yakin anak yang diajarkan kemampuan calistung sejak dini lebih pintar dari anak seusianya. Di tambah lagi, kini semakin banyak sekolah dasar yang mensyaratkan calon siswanya punya kemampuan calistung, kendati hal itu sebenarnya dilarang. Karena khawatir anaknya tidak bisa masuk ke SD favorit, para orangtua pun berlomba-lomba mengajari anaknya calistung, antara lain dengan memilih playgroup atau TK yang menjamin balita mahir calistung sebagai persiapan masuk SD. Apabila minat membaca dan menulis anak sudah muncul sejak dini mungkin proses mengajarkan calistung pada anak menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Namun faktanya kebanyakan anak baru benar-benar siap belajar membaca...

Pacu Kecerdasan Anak dengan Bermain

 Berlarian, melompat, tak pernah lelah bergerak, demikianlah ciri khas anak-anak. Dari aktivitas yang seolah hanya "membuang energi" itu sebenarnya anak-anak sedang mengeksplorasi, belajar mengenai ruang dan juga interaksi sosial. Lewat kegiatan eksplorasinya terhadap lingkungan anak akan belajar banyak hal, mulai dari koordinasi antar bagian tubuh, kemampuan melakukan aktivitas bertujuan, melatih kekuatan otot-otot, mengatur keseimbangan tubuh, sampai belajar bekerja sama. Menurut Paulin Sudwikatmono, principal  dari KindyROO Jakarta, pengalaman eksplorasi anak itu sebenarnya sangat diperlukan, khususnya untuk anak-anak usia dini, yang akan memberikan stimulasi untuk memaksimalkan perkembanganya. "Dalam perkembangan masa usia dini, orang tua seharusnya memberikan ruang gerak...

Sunday, June 3, 2012

5 Jenis Gangguan Perkembangan pada Anak

Selama masa pertumbuhan, anak akan cenderung mengalami beberapa gangguan yang dapat menghambat perkembangannya. Orang tua harus lebih peka terhadap gangguan yang dialami anaknya agar anak memiliki perilaku dan mental yang baik ketika dewasa. Berikut 5 hal yang mengganggu perkembangan anak, seperti dilansir dari onlymyhealth, Selasa (29/5/2012) antara lain: 1. Gangguan Kebiasaan Gangguan kebiasaan mungkin suatu usaha yang dilakukan anak untuk mengalahkan stres. Beberapa gangguan kebiasaan yang paling sering terjadi diantaranya mengisap ibu jari, menggigit kuku, membenturkan kepala, menggigit atau memukul dirinya sendiri, menggoyangkan tubuh dan lain sebagainya. Semua anak yang mengalami gangguan kebiasaan akan menunjukkan perilaku repetitif, tetapi tergantung juga pada frekuensi dari...

3 Kebutuhan Pokok Anak di Masa Pertumbuhan

Masa pertumbuhan yang dimulai sejak anak-anak hingga remaja adalah masa yang sangat penting dalam membentuk karatker anak yang berkualitas. Menurut pakar tumbuh kembang, ada 3 kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar anak bisa tumbuh optimal pada masa-masa paling menentukan ini. Kebutuhan pokok yang pertama adalah pertumbuhan fisik yang baik, antara lain dengan pemberian nutrisi seimbang. Dimulai dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif selama 6 bulan pertama sejak anak dilahirkan, lalu dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai dengan periode tumbuh kembang. Setelah kebutuhan pokok yang pertama yakni pertumbuhan fisik terpenuhi, kebutuhan pokok berikutnya adalah kasih sayang. Sejak dalam kandungan hingga usia 2-3 tahun, kasih sayang orangtua akan sangat mempengaruhi...

GIZI SEIMBANG UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Pendahuluan Kita membutuhkan lebih dari 48 macam zat-zat gizi setiap hari, dan zat-zat gizi itu kita dapatkan dari makanan. Namun tidak ada satu macam makanan yang dapat memenuhi zat gizi tersebut, kecuali ASI yang dapat menyuplai kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan. Ada satu makanan mengandung zat-zat gizi, ada pula makanan lain yang mengandung zat-zat gizi lain, karena itu kita harus makan bermacam-macam makanan agar semua zat-zat gizi itu terpenuhi. Makin banyak ragamnya makanan yang kita makan setiap hari, makin baik tingkat kesehatan kita, karena makin komplit zat-zat gizi yang kita dapatkan dari makanan. Gizi seimbang dalam pengertian praktis bahwa zat-zat gizi yang dibutuhkan hadir dalam menu makanan kita, atau dengan kata lain bahwa kita berperilaku makan sehat dengan makanan yang...

MENDIDIK KARAKTER

Mendidik tidak selalu dilakukan secara sadar atau disengaja secara bersama-sama antara orang yang mendidik dan orang yang dididik. Mendidik juga bukan berarti hanya memberi nasihat, menghukum, atau berkhutbah. Jadi apakan mendidik?, untuk mengerti hal ini, harus melihat siapa yang mendidik dan siapa yang dididik. Yang mendidik adalah orangtua, kakek, nenek, kakak, dan siapa saja yang secara bersama-sama membentuk lingkungan pendidikan dengan suasana yang baik. Inilah yang kemudian disebut pendidikan informal. Benar, Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Mengapa? Anak meniru hal yang dilihat dan didengar dari lingkungan dan orang-orang disekitarnya. Anak laki-laki dan perempuan menjadi besar dala suatu suasana. Suasana tersebut adalah perilaku orangtua dan orang-orang disekitarnya,...

Friday, June 1, 2012

Pendidikan Usia Dini Optimalkan Potensi Anak

Merancang waktu bermain dengan anak bukanlah hal yang mudah bagi para orangtua yang waktunya semakin sempit karena kesibukan kerja. Padahal, bermain merupakan bagian dari perkembangan anak yang tidak bisa dilepas begitu saja, terutama anak usia dini yang sedang memasuki tahap usia emas.Di usia emas (0-3) tahun anak membutuhkan banyak stimulus agar saraf-safaf di otaknya semakin berkembang sehingga kecerdasannya bisa optimal. Aktivitas yang tepat di usia ini akan mendukung perkembangannya kelak.Beruntung karena kini sekolah anak usia dini makin banyak sehingga orangtua memiliki pilihan yang lebih beragam. Namun di sisi lain hal ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam menentukan sekolah terbaik di antara sekian banyak tawaran.Para pakar perkembangan anak menuturkan, sekolah yang baik bukan...

Pages 381234 »