Wednesday, August 24, 2011

Melatih Otak Anak dengan "Brain Fitness"

Tahukah Anda bahwa otak anak bisa dilatih untuk menjadi lebih tajam? Lecturer and Consultant BrainFit Studio Singapura, Regina Chin mengatakan, masih ada harapan untuk membuat kerja otak anak menjadi lebih baik. Salah satunya dengan memahami pentingnya brain fitness serta kognitif profil anak bagi orangtua. Hal itu disampaikannya dalam seminar parenting dan educators workshop "Different Child, Different Brain, Different Needs", di Jakarta, beberapa hari lalu. Regina menjelaskan, brain fitness adalah kegiatan melatih otak untuk mempunyai kemampuan yang optimal dan menggali semua potensi. Ibarat mendaki sebuah gunung, maka dibutuhkan kemampuan lebih. Sama halnya dengan otak. Banyak sel di dalamnya yang dapat kita latih untuk dapat bekerja lebih cepat dan lebih tajam lagi. Karena pada dasarnya...

Yuk, Ajak Si Kecil "Baby Gym"!

Usia 3 hingga 6 bulan merupakan salah satu fase awal dari pertumbuhan anak. Agar potensi pertumbuhan, perkembangan dan kecerdasan anak menjadi optimal, para ibu disarankan melakukan stimulasi. Salah satunya adalah dengan melakukan senam bayi atau baby gym untuk merangsang aspek motorik. "Karena tubuh terbungkus dari otot, dengan melatih motorik maka akan membuat otot anak menjadi lebih lentur, aliran darah mengalir lebih lancar, sehingga skill-nya akan optimal," kata psikolog Sani B. Hermawan, Sabtu (31/10/01) di sela acara Smart Parents Conference Jakarta. Selain mudah dan gratis, menurut Sani, manfaat dari baby gym adalah membuat anak menjadi rileks, bersemangat sekaligus mengoptimalkan keseimbangan otak. Secara prinsip, jelas Sani, teknik senam bayi dilakukan dengan menggerakan anggota...

Mainan Tepat bisa Bangkitkan Kecerdasan Anak

Para ahli perkembangan anak setuju, bahwa mainan anak yang tepat sesuai usianya bisa bantu anak lebih cerdas dan memaksimalkan perkembangan otaknya. Namun, pilihan mainan anak di luar sana sungguh sangat banyak. Membuat para orangtua kebingungan memilih mainan apa yang tepat untuk anak. Sandra Gordon, penulis Consumer Reports Best Baby Products, mengatakan, bahwa kunci memilih mainan dan aktivitas yang tepat untuk melatih perkembangan otak anak adalah dengan memilih yang sesuai level perkembangan si anak itu sendiri. Ketika Anda memilih mainan yang tepat, berarti Anda berbicara dengan bahasa yang sama dengan si bayi. Ia menyarankan untuk memilih mainaan yang sesuai dengan usia anak agar tidak membuatnya frustasi. Bayi, tertarik pada barang yang bergerak dan bersuara. Jadi, menggoyangkan...

5 Aspek Perkembangan Anak

Setiap orangtua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Tetapi kadang bagaimana bisa yakin apa yang diberikan itu sudah cukup? Sani B. Hermawan, psikolog dan direktur Lembaga Daya Insani, dalam peluncuran kemasan baru susu Gain Plus dan Gain School dari Abbot Nutrition beberapa waktu lalu di Mall of Indonesia, Minggu, 30 Januari 2011, mengatakan bahwa ada 5 aspek perkembangan anak usia 1-5 tahun yang perlu diketahui oleh para orangtua secara garis besar. Berikut ini kelima hal tersebut: 1. Fisik Lengkap bagian tubuh dan fungsi, Berat Badan dan Tinggi Badan sesuai umur. BB (1-6 tahun) = umur (tahun) x 2 + 8 TB = umur (tahun) x 5 + 80 2. Motorik (kasar-halus) Refleks, kemampuan motorik kasar, dan kemampuan motorik halus. 3. Bahasa Perkembangan bahasa: 6 bulan: Bergumam. 12-18...

5 Cara Menstimulasi Potensi Anak

Menurut Sani B. Hermawan, psikolog dan direktur Lembaga Psikologi Daya Insani, tahun pertama hingga ketiga usia anak (baca: 1-3 tahun: Usia Penting Tumbuh Kembang Anak) merupakan periode emas kehidupan anak untuk bertumbuh dan berkembang. Pada usia tersebut, anak sedang dalam proses membentuk dirinya. Pengembangan kognisi serta emosi pada usia dini ciptakan fondasi paling hakiki si kecil. Peran orangtua di sini sangat penting, mulai dari pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang, hingga membantu si kecil mencapai perkembangan mental dan daya kognisi yang optimal (baca: 5 Aspek Perkembangan Anak) Dilanjutkan Sani, dalam acara "Wall of Gain Moment", peluncuran kemasan baru susu Gain Plus dan Gain School dari Abbot beberapa waktu lalu di Mall of Indonesia, Minggu, 30 Januari 2011, potensi...

10 Makanan untuk Kecerdasan Anak

Penelitian membuktikan, kekurangan 1 mineral dan vitamin yang penting untuk otak bisa menurunkan kesiagaan mental otak. Pola makan yang kaya buah dan sayuran, gandum, ditambah dengan daging dan ikan dapat mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin utama yang diperlukan bagi kesehatan fisik dan mental. Apa saja bahan makanan yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta berpikir anak-anak? Berikut 10 bahan makanan yang dianjurkan oleh dr Saridian Satrix W, SpGK: 1. Salmon Salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 -DHA dan EPA- yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan, orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat...

Wednesday, August 17, 2011

Rekayasa sosial budaya terhadap perubahan perilaku diet dalam upaya mengatasi permasalahan gizi buruk di Indonesia

Salah satu masalah sosial yang dihadapi Indonesia adalah rendahnya status gizi masyarakat. Hal ini mudah dilihat, misalnya dari berbagai masalah gizi, seperti kurang gizi, anemia gizi besi, gangguan akibat kekurangan yodium, dan kurang vitamin A. Rendahnya status gizi jelas berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Oleh karena, status gizi memengaruhi kecerdasan, daya tahan tubuh terhadap penyakit, kematian bayi, kematian ibu, dan produktivitas kerja. Program gizi yang kini telah diimplementasikan oleh pemerintah mempunyai beberapa sasaran. Pertama, menurunkan prevalensi gizi kurang pada anak balita menjadi 20 persen. Kedua, menurunkan prevalensi gangguan akibat kurang yodium (GAKY) pada anak menjadi kurang dari 5 persen. Ketiga, menurunkan anemia gizi besi pada ibu hamil menjadi 40 persen....

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia

Pendahuluan Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan kurun waktu yang sangat penting dan kritis dalam hal tumbuh kembang fisik, mental, dan psikososial, yang berjalan sedemikian cepatnya sehingga keberhasilan tahun-tahun pertama untuk sebagian besar menentukan hari depan anak. Kelainan atau penyimpangan apapun apabila tidak diintervensi secara dini dengan baik pada saatnya, dan tidak terdeteksi secara nyata mendapatkan perawatan yang bersifat purna yaitu promotif, preventif, dan rehabilitatif akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya (Sunarwati, 2007). Penyelenggaraan pendidikan pada anak usia dini di negara maju telah berlangsung lama sebagai bentuk pendidikan yang berbasis masyarakat (community based education), akan tetapi gerakan untuk menggalakkan pendidikan...

Pengasuhan Anak

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan kurun waktu yang sangat penting dan kritis dalam hal tumbuh kembang fisik, mental, dan psikososial, yang berjalan sedemikian cepatnya sehingga keberhasilan tahun-tahun pertama untuk sebagian besar menentukan hari depan anak. Kelainan atau penyimpangan apapun apabila tidak diintervensi secara dini dengan baik pada saatnya, dan tidak terdeteksi secara nyata mendapatkan perawatan yang bersifat purna yaitu promotif, preventif, dan rehabilitatif akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya (Sunarwati, 2007). Selanjutnya, pengasuhan anak merupakan salah satu faktor yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada masa-masa kritis, yaitu usia 0 – 8 tahun. Kehilangan pengasuhan yang baik, misalnya perceraian, kehilangan...

Sunday, August 14, 2011

5 Hal yang Perlu Diketahui soal Homeschooling

Pernah mendengar kata "homeschooling"? Pola pendidikan ini semakin hari semakin banyak dipilih oleh para orangtua. Homeschooling yang berarti sekolah rumah, dikenal juga dengan istilah sekolah mandiri atau home education, home based learning. Pengertian homeschooling secara umum adalah model pendidikan alternatif, atau proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur, dan terarah yang dilakukan orangtua, keluarga, dan lingkungan yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan dan proses pembelajarannya. Sehingga, anak dapat mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuannya. Nah, ketika akan menerapkan homeschooling, ada baiknya orangtua mempelajari tips di bawah ini: 1. Ketahui undang-undang tentang homeschooling di negara Anda Setiap negara memiliki undang-undang tersendiri dalam menyelenggarakan...

"Homeschooling", Kenapa Jadi Pilihan?

Homeschooling alias sekolah rumah kini menjadi salah satu alternatif bagi orangtua untuk pendidikan anaknya. Mereka tak menempatkan si anak di sekolah formal pada umumnya. Apakah mereka tidak takut kualitas pengetahuan yang diperoleh anak akan lebih rendah dibandingkan jika menyekolahkannya di sekolah formal? Tidak juga. Anak hasil homeschooling tidak berarti rendah secara kualitas. Nah, berikut ini ada beberapa catatan soal nilai positif homeschooling yang dirangkum Kompas.com dari berbagai sumber. Siapa tahu bisa Anda jadikan pertimbangan sebelum memutuskan "menyekolahkan" anak Anda di rumah. 1. Perkembangan anak lebih pesat Jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah formal pada umumnya, homeschooling sesungguhnya merupakan program yang dapat membantu dalam perkembangan anak. Setiap anak...

Tuesday, August 9, 2011

PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PROVINSI JAWA TIMUR KINI, DAN YANG AKAN DATANG

Program Pendidikan Anak Usia Dini (Non Formal) secara nasional dikembangkan di Indonesia (termasuk Jawa Timur) sejak tahun 2002. Program tersebut (khusus Kelompok Bermain dan TPA) sebenarnya telah dirintis jauh sebelumnya oleh masyarakat secara swadaya. Berdasarkan catatan yang ada pada akhir 2001 di Jawa Timur telah berdiri 113 lembaga kelompok bermain dan 12 lembaga Taman Penitipan anak. Melalui sosialisasi yang cukup intensif didukung semangat dan dana terbatas program paud berkembang di luar dugaan. Secara kuantitas telah bertambah secara sangat signifikan, yaitu saat ini berkembang sekitar 11.000% (seratus sepuluh kali lipat). Perkembangan tersebut tentu sangat menggembirakan kita semua. Namun jika diukur dari jumlah penduduk pada usia dini, ternyata perkembangan tersebut masih jauh...

Sunday, August 7, 2011

Pendidikan Non Formal Jalur Masa Depan

Kesulitan Dan tantangan dalam kehidupan manusia baik yang diakibatkan oleh lingkungan maupun alam yang kurang bersahabat, sering memaksa manusia untuk mencari cara yang memungkinkan mereka untuk keluar dari kesulitan yang dialaminya. Masih banyaknya warga yang tidak melanjutkan pendidikan ke taraf yang memungkinkan mereka menggeluti profesi tertentu, menuntut upaya-upaya untuk membantu mereka dalam mewujudkan potensi yang dimilikinya agar dapat bermanfaat bagi pembangunan bangsa.Sejauh ini, anggran yang berkaitan dengan pendidikan mereka masih terbatas, sehingga berbagai upaya untuk dapat terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun pendidikan terus dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dimaksudkan agar makin tumbuh kesadaran akan pentingnya pendidikan dan mendorong masyarakat untuk...

Thursday, August 4, 2011

Menebar Harapan Melalui PNF

Pendidikan Luar Sekolah atau yang kita kenal dengan Pendidikan nonfornal (PNF) yang diketahui oleh Pamong Belajar, mahasiswa adalah mengajar di SKB, PKBM, Pemberantasan Buta Aksara, Pelatihan, mengajar kursus, pengelola Paud, dan bersifat pada instansi dan melembaga. Namun apakah kompetensi itu sudah terdapat pada PB, mahasiswa tersebut ?, Ataukah hanya sebatas teori semata yang Cuma tertulis di sebuah buku dan menjadi pajangan saja? Dan kita ketahui banyaknya PB, dan mahasiswa dari lulusan sarjana PLS sendiri tak tau arah tujuan kompetensinya sebagai penganyom masyarakat, dan tak jelas arah tujuannya dikarenakan kurangnya pengetahuan akan hal itu. Akankah kita selaku PB, masyarakat atau mahasiswa PLS terus- terusan tidak peduli dengan jurusan kita ini, atau kah kita kuliah cukup hanya untuk...

Pages 381234 »